Archive for » August, 2008 «

Thursday, August 28th, 2008 | Author: @zim@h

mycar.jpg

I found this very interesting article from the Internet. When you picking up a friend, only to have that friend ruin the trip by suggesting terrible shortcuts, changing the radio station, criticising your driving style, and smoking/drinking/eating in your car and etc.

Hitching a ride is defined as riding with a driver when he/she had no intentions of any riders. This can occur when one needs a ride home, as the driver is “on their way”, or if someone needs to be picked up from a friends house.

These RULES will be enforced:

1)Unless the driver specifically asks for directions, the rider(s) will not say “turn here” at any moment, suggest any short-cuts. It is understood that by virtue of the driver’s graciousness to do you a favor, he/she knows what he is doing.

2)The driver has control of the radio. Permission must be asked to touch it, insert a CD. Suggestions are welcome, but no touchy.

3)If the driver is not a smoker, the riders are not smokers. Should the riders have a sudden “nic-fit” they’ll have to deal with it unless the driver permits them to.

4)Do not eat in the driver’s car unless he/she gives permission.

5)Riders, under the clause of ‘hitching’ must provide a minimum of $5 for gas if average citywide gas prices have an average of $1.90 (-)/gal. $7 if the average is $2.00(+)/gal.

6)If a rider wants to go to a fast-food restaurant, he must offer to purchase something for the driver, as the driver probably had no intentions of going there in the first place.

7)Should the driver have less than stellar driving habits (like your grandmother, or like Jeff Gordon), at no point will the riders complain about it. They asked for a favor, they best be glad they’re getting it.

8)If the driver is driving someone else’s car as the ‘designated driver’, all of the above rules still apply. They have control of the car, where it goes, how it gets there, and how fast.

9)If the trip will last more than an hour, the person that calls “shotgun” must be able to read a map, navigate, play dj and keep a steady supply of beverages, snacks and conversation for the driver. The driver may not need this but the co-pilot has to be prepared for anything. That means no sleeping.

10)Don’t ever throw anything out of the drivers car. Ever.

11)Wear your seatbelt. The driver is not trying to get fined because of you.

12)If the temperature in the car is not pleasing to you, and it can’t be fixed by moving the vents directly in front of you or rolling a window, deal with it. Put on a sweater or something.

I think these things really needed to be said, as we are tired of patiently taking people places and having them whine, complain, and act like an aggravated child about how we choose to drive our car…

Category: Uncategorized  | Leave a Comment
Friday, August 22nd, 2008 | Author: @zim@h

proud.jpg

 

Bila Allah cepat makbulkan Doamu,

Maka DIA Menyayangimu,

Bila DIA Lambat Makbulkan doamu,

Maka DIA Ingin Mengujimu,

Bila DIA Tidak Makbulkan Doamu,

Maka Dia Merancang Sesuatu Yang lebih Baik Untukmu.

Oleh itu, Sentiasalah Bersangka Baik Pada ALLAH,

Dalam Apa Jua Keadaan Pun.

Kerana Kasih sayang ALLAH Itu Mendahului KemurkaanNya.

Category: Uncategorized  | Leave a Comment
Friday, August 22nd, 2008 | Author: @zim@h

devil.jpg

Pesan nya:

“Selamat tinggal kengkawan…jangan sedih..aku cuti sebulan jer…”

TAPI Ingat KENGKAWAN semua!!!

Pandai-pandai bawak diri yang selama ini dalam godaan nya!!!

Maaf Zahir Batin
Selamat menyambut Ramadhan
Berwaspada kerana anda akan berjumpa dia lagi di bulan Syawal dan bulan2 seterusnya.

Ambil kesempatan ini untuk:

*Berpuasa

*Beramal

*Solat Tarawikh

*Bertadarus

*Mengeluarkan Zakat

Jangan lupa tau!! Semoga hidup kita diberkati ALLAH.

Sehingga bertemu RAMADHAN yang MENDATANG!!!

Category: Uncategorized  | Leave a Comment
Thursday, August 21st, 2008 | Author: @zim@h

We all make bad decisions from time to time, decisions that diminish our well-being either right away or years later.Once you have made the decision that you would like to undertake a graduate course, you need to make two key decisions, which are:

  • Choosing the course that you would like to study
  • The university that you would like to attend

Jangan pulak pilih universiti sebab universiti tu Melayu punya, Cina punya atau India punya. Learning is learning, why cares about irrelevant issues? As long as you take the initiative to work on your own and use resources outside of lectures, then I don’t see why the standard of teaching and the status of the university should be much of a problem.

But I guess in every university there’s bound to be a few bad apples. So don’t let them affect you. Some of us are excellent in academic but not good in public speaking. I’m also a student and frankly even though I understand and can speak English, every now and then, there are times when I can’t catch what a local student is saying. Mine is not toooo good, (yes I know, even my student is better than me…) but I am not shame to learn how to improve it.

Regards to biasness in term of academics, it could be due to personal reasons for not doing well, and maybe that’s the reason for the conceded pass? Jangan la ada campur tangan politik, yang kusut lagi tambah kusut. Mana2 pelajar boleh berjaya..asalkan usaha berlipat ganda, wujud persaingan sihat (walau sesama bangsa, berlainan bangsa…got it???)

All in all, the university should be a place for learning and interaction. So perhaps, you could produce positive feedbacks to improve on the university systems, and make life enjoyable for future students there.

Tepuk dada tanya hati..universiti mana yang anda berkenan :)

Category: Uncategorized  | Leave a Comment
Saturday, August 09th, 2008 | Author: @zim@h

Tangan Yang Indah
(Kepada sesiapa yang masih ada ibu… )

 

sygummi2.jpg

 

Ketika ibu saya berkunjung, ibu mengajak saya untuk shopping bersamanya kerana dia menginginkan sepasang kurung yg baru. Saya sebenarnya tidak suka pergi membeli belah bersama dengan orang lain, dan saya bukanlah orang yang sabar, tetapi walaupun demikian kami pergi juga ke pusat membeli belah tersebut. Kami mengunjungi setiap butik yang menyediakan pakaian wanita, dan ibu saya mencuba sehelai demi sehelai pakaian dan mengembalikan semuanya. Seiring hari yang berlalu, saya mulai penat dan kelihatan jelas riak2 kecewa di wajah ibu.

 

Akhirnya pada butik terakhir yang kami kunjungi, ibu saya mencuba satu baju kurung yang cantik . Dan kerana ketidaksabaran saya, maka untuk kaliini saya ikut masuk dan berdiri bersama ibu saya dalam fitting room, saya melihat bagaimana ibu mencuba pakaian tersebut, dan dengan susah mencuba untuk mengenakannya. Ternyata tangan-tangannya sudah mulai dilumpuhkan oleh penyakit radang sendi dan sebab itu dia tidak dapat melakukannya,seketika ketidaksabaran saya digantikan oleh suatu rasa kasihan yang dalam kepadanya. Saya berbalik pergi dan cuba menyembunyikan air mata yang keluar tanpa saya sedari. Setelah saya mendapatkan ketenangan lagi, saya kembali masuk ke fitting room untuk membantu ibu mengenakan pakaiannya.

 

Pakaian ini begitu indah, dan ibu membelinya. Shopping kami telah berakhir, tetapi kejadian tersebut terukir dan tidak dapat dilupakan dari ingatan ..

 

Sepanjang sisa hari itu, fikiran saya tetap saja kembali pada saat berada di dalam fitting room tersebut dan terbayang tangan ibu saya yang sedang berusaha mengenakan pakaiannya. Kedua tangan yang penuh dengan kasih, yang pernah menyuapi, memandikan saya, memakaikan baju, membelai dan memeluk saya, dan terlebih dari semuanya, berdoa untuk saya, sekarang tangan itu telah menyentuh hati saya dengan cara yang paling berbekas dalam hati saya. Kemudian pada malam harinya saya pergi ke kamar ibu saya mengambil tangannya, lantas menciumnya … dan yang membuatnya terkejut, saya memberitahunya bahwa bagi saya kedua tangan tersebut adalah tangan yang paling indah di dunia ini. Saya sangat bersyukur bahwa Tuhan telah membuat saya dapat melihat dengan sejelasnya, betapa bernilai dan berrharganya kasih sayang yang penuh pengorbanan dari seorang ibu.

 

Saya hanya dapat berdoa bahwa suatu hari kelak tangan saya dan hati saya akan memiliki keindahannya tersendiri. Dunia ini memiliki banyak keajaiban, segala ciptaan Tuhan yang begitu agung, tetapi tak satu pun yang dapat menandingi keindahan tangan Ibu…

 

Note: Berbahagialah yang masih memiliki ibu…dan lakukanlah yang terbaik untuknya……….

(*Terima kasih buat insan yang sudi berkongsi cerita di atas)

 

Renungkanlah pengorbanan seorang ibu
Dan tak lupa juga seorang bapa
marilah perbanyakkan doa untuk ibu bapa kita
dan bagi yg masih ada ibu dan bapa jangan tunggu sehingga mereka tiada…

Category: Uncategorized  | Leave a Comment