
Ada pepatah yang mengatakan “
Tuntutlah ilmu, walaupun jauh sampai ke negeri China“. China, meskipun tidak masuk didalam kelompok negara kaya, tetapi sekarang perkembangannya luar biasa, tapi kadang-kadang mengkhawatirkan. Dengan ditopang oleh Sumberdaya Alam dan Sumber Daya jumlah penduduknya, menjadi ancaman serius bagi negara maju lainnya. Sekarang lebih dari setengahnya kebutuhan dunia seperti mainan anak-anak, sampai dengan hal-hal yang sederhana dikuasai oleh China, mereka laku karena harganya yang sangat murah, meskipun dikomplain oleh beberapa negara karena katanya produk China banyak mengandung bahan beracun seperti logam berat.Sekarang dunia dihebohkan dengan produk China, yaitu telur palsu. Telur yang biasanya diproduksi noleh hewan, seperti ayam, itik, burung. Tetapi sekarang dapat dibuat dengan cara sintetis, maksudnya dengan mencampurkan senyawa-senyawa tertentu. Dan ini luar biasa harganya jauh dibawah normal, bisa mencapai sepersepuluh harga biasanya. Seperti yang dialami oleh penumpang kereta Jabotabek, dia membeli telur yang sudah direbus dengan harga Rp. 500, padahal kalau beli telur biasa yang mentah saja dengan harga Rp. 1000- ternyata rasa dan aromanya mirip sekali, Tetapi ada beberapa perbedaannya.. putih telurnya itu lebih keras

seperti Jelly Nata Decoco, kuning telurnya tidak bulat, cuma sekilas mirip seperti adonan kue, walaupun aromanya mirip telur….dan semua telur yang dikupas, posisi kuning telurnya itu sama semua, dan tidak ada yang bulat, alias seperti cetakan.
Menurut artikel dibawah ini, telur palsu di China dibuat dari unsur tawas, yang sangat berbahaya bila dikonsumsi dalam waktu yang lama. Dan ini sangat berbahaya, mengingat yang mengkonsumsi telur murah ini adalah para pekerja kelas bawah atau masyarakat awam yang tidak tahu apa dampaknya dalam jangka panjang…
Wallahua’alam